Ahad, 8 April 2012

Fenomena lemahnya IMAN..

Sesungguhnya fenomena lemah iman adalah suatu fenomena yang sudah merebak dan tersebar luas di kalangan kaum muslimin. 

Terdapat banyak orang yang mengadu akan kekerasan hatinya yang diucapkan berkali-kali melalui ungkapan-ungkapan seperti: 

Aku merasakan adanya kekerasan di dalam hatiku, aku tidak pernah mendapat keni’matan dalam beribadah, aku merasakan bahawa iman di dalam hati ini seakan-akan berada di dalam jurang, aku tidak terpengaruh (terkesan) oleh bacaan Al-Quran dan mengapa mudah sekali aku terjerumus ke dalam kederhakaan?

Sesungguhnya penyakit lemah iman itu mempunyai tanda-tandanya, antaranya ialah:

 1. Melakukan kederhakaan dan amalan berdosa. 

Di kalangan orang-orang yang derhaka ada yang melakukan satu amalan kederhakaan secara terus-menerus dan ada pula yang melakukan berbagai-bagai amalan kederhakaan. Jika seseorang itu sering melakukan kederhakaan, maka kederhakaan itu boleh menjadi kebiasaan yang tidak dapat ditinggalkan. 

Seterusnya menjadikan hatinya keras daripada merasai kesan buruk kederhakaan itu. Akhirnya, pelakunya berani menderhaka secara terang-terangan, sehingga dia termasuk ke dalam golongan yang disebutkan di dalam hadith ini (yang bermaksud): “Setiap umatku mendapat perlindungan afiat kecuali orang-orang yang terang-terangan. Dan, sesungguhnya termasuk perbuatan terang-terangan jika seseorang melakukan suatu perbuatan pada malam hari, kemudian dia berada pada pagi hari, padahal Allah telah menutupinya, namun dia berkata, ‘Hai fulan, malam tadi aku telah berbuat begini dan begini’, padahal Rab-nya telah menutupinya, namun kemudian dia menyelak sendiri apa yang telah ditutupi Allah pada dirinya.” [Riwayat Bukhari]